Puisi Gaje Di Waktu SMP

Whuuusshhh,,,,,,
Whuusshhh,,,,,,,
Shyu’s back,,jeng jeng jeng jeng,,,,
Shyu’s back, back, back, back,,,,, *intro pake backsound Sherlock

Yeahh,,, aku kembali dengan beberapa puisi Shyu’s Collection. Kali ini (kayaknya) puisinya bertema tentang cinta dan sebagainya. Kalo yang sebelumnya, kan itu rada abstrak dan gak jelas asal usulnya, naahh, kalo yang ini juga sama, gak jelas juga,,,,*reader gorok leher sendiri *shyu ketawa evil
Ya udah lah,, oh ya, peringatannya di perjelas deh,
Bagi yang gak minat mending gak usah baca *reader pindah halaman *yang laennya pada close tab *gak ada yang mau baca , gak gitu juga sih,,,
Ini isinya 4L4Y, gaje, mellow, galau, sedih ,gado-gado, nano-nano, sama pecel lele,*ya tuhan ,,,,apa lagi ini,,,,#garuk tembok

So, this is it!

Puisi 1 : *gak perlu judul

Kau tak sadar
Betapa aku menginginkanmu (wisshh……)
Walau aku hanya bisa melihatmu dari ujung pandangan
Hanya bisa dekat denganmu pada saat aku masih kosong

Kau tau betapa aku menginginkanmu
Saat itulah kau perlahan mulai masuk
Dan terukir di tembok hati kecilku
Nurani

Jika kau belum sadar
Sadarlah
Disini ada aku yang memperhatikanmu

Jika aku tulis semua tentangmu
Maka tak cukup sepuluh buah buku
Sepuluh buah pena
Yang cukup adalah kenangan
Kesan
Dan cinta (hoekhoekhoeekkk~~~)

Jika kau belum tau
Ketahuilah
Maka kau akan tau

Tentang semua isi yang tidak akan tercurah sia-sia
Dan aku tidak merasa hidup sia-sia
Aku tau aku hidup untuk kebahagiaan
Bersamamu
Didekatmu
Melihatmu
Dan terus bersamamu (wwoooooohooooooo>>)

Aku berharap kau menjadi awan
Awan
Awan yang besar
Awan yang indah
Yang sanggup meniup angin untuk hidupku (ya tuhan kuatkan aku…*tutup mulut nahan biar gak mutah)
Angin itu harus dan akan bertiup sesuai ritme
Nada
Dan harmoni alam (Soorrrrrrrrr~~~~ *udah gak bisa nahan)

Jika kau belum paham
Pahamilah
Dan kau akan mengerti

Ah, intinya kalo kita gak ngerti maksud puisinya,, gak papa, toh gak akan keluar di ujian masuk PTN kok,,,,
Yang satu ini, anggap aja kayak puisi kontemporer yah,, aku males mau bahas,,,capek guling-guling di lantai, *heh???

Puisi 2: Saat penghapus rasa duka hilang (judul)

Saat penghapus rasa duka hilang

Mereka telah pergi jauh
Menghilang dari istana kami *lebay
Dan aku hanya diam
Penyesalan
Menyaksikan pelepasan dengan tak beserta kebebasan

Terenyuh
Luluh
Menangis (ya ampun, ya ampun, ya ampuunn)
Dada dunia sulit bernafas (ya oloh,, dunia punya dada,,,,!! O.O)
Awan selalu menutup diri (berhijab ye? Bukan , tapi lagi masa iddah)
Menjelma menjadi amukan

‘’’

Oke oke,,,,gue berhenti,,..#liat reader udah pada terkapar
Cukup,,,,
Puisi pertama itu , kayak aku lagi suka sama seseorang, tapi aku lupa siapa, ,,,?
Yang kedua,, itu pas kucing kesayangan mati, *alay banget puisinya
Hehe,,,,sekarang suharti udah besar,, udah mau kuliah,,,
Terima kasih udah nyempetin waktu buat baca sesuatu yang gak jelas dan gak bermanfaat kayak gini *bow 90derajat
Bye,,,,byee……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s